Janganlah Bersedih ! (Laa Tahzan)

Janganlah Bersedih ! (Laa Tahzan)

Jangan Terlalu Bersedih

Wahai saudaraku …
Mungkin saat ini kau dirundung duka
Tetapi seharusnya tidak membuat engkau berlarut lama
Wahai saudaraku …
Ingatlah, kondisi kita tidak selamanya harus dalam suka
Kadang akan merasakan duka
Suka dan duka akan terus berganti dalam hidup kita
Wahai saudaraku …
Takdir Allah itu begitu baik
Jika kita pandang dari satu sisi mungkin terasa tidak enak
Namun coba kita pandang dari sisi lain, Allah punya maksud lain yang terbaik

Wahai saudaraku …Bukankah Nabimu –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا ، إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit (yang terus menimpa), kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.[HR. Bukhari no. 5641]

Perhatikanlah bagaimana janji Rabbmu
Dosa-dosamu akan berguguran satu demi satu
Jadi tidak perlu bersedih …

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Di balik kesulitan ada kemudahan yang begitu banyak
Karena satu kesulitan mustahil mengalahkan dua kemudahan
Jadi tidak perlu bersedih …

وَأَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ

Sesungguhnya pertolongan akan datang bersama kesabaran”[ HR. Ahmad 1/307, shahih]

Jalan keluar begitu dekat bagi orang yang bertakwa
Pertolongan mudah datang jika seseorang bersabar
Jadi tidak perlu bersedih …
Jagalah hati, lisan dan anggota badan dari berkeluh kesah
Ridholah dengan takdir ilahi
Jadikan sabar sebagai jalan meraih pertolongan.
Musibah semakin mendewasakan diri
Musibah semakin meninggikan derajat di sisi Allah
Musibah semakin menguji iman seseorang
Moga Allah menjadikan badai cepat berlalu
Moga Allah menjadikan diri kita menjadi orang yang bersabar
Moga Allah membalas orang yang bersabar dengan JANNAH

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id

Janganlah bersedih !

Imam Ibnul Qoyyim menjelaskan tentang makna kaliamat الحزن (bersedih) :

Tidaklah datang kalimat “bersedih” di dalam Al-Qur'an melainkan sesuatu yang terlarang ! seperti firman Allah :

(ولا تحزنوا)

Janganlah kalian bersedih !

Atau sesuatu yang di dinafikan, seperti firman Allah :

(فلاخوف عليهم ولا هم يحزنون)

Maka tidak ada rasa takut atas mereka dan mereka juga tidak bersedih !

Rahasia ini semua...karena rasa sedih itu tidak ada kebaikannya bagi hati ! dan setan paling senang ketika melihat seorang hamba mu’min bersedih ! maka ia berusaha memutuskan jalannya (menuju Allah) lalu menghentikannya ditengah jalan ! (sehingga tidak sampai kepada tujuannya !) dan sungguh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memohon perlindungan kepada Allah darinya ! dalam doanya, beliau berkata :

اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن

Ya Allah ! sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari rasa susah dan sedih !

Sehingga Imam Ibnul Qoyyim dalam kalimatnya yang lain berkata :

Oleh karena rasa sedih itu melemahkan hati, juga melemahkan semangat dan merusakkan kehendak (berbuat baik) ! tidak ada yang lebih dicintai setan daripada bersedihnya seorang mu’min ! (karena rasa sedih bisa melalaikannya dari tujuan kebaikannya !)

Oleh karena itu:
bergembiralah... !
berharaplah... !
optimislah... !
berbaik sangkalah kepada Allah dan lebih percayalah dengan apa yang ada disisi Allah dan bertawakalah kepada-Nya niscaya anda akan mendapatkan kebahagiaan dan keridhoan dalam segala keadaan !

Oleh Ustadz Muh Nurhuda
Sumber: status fb Ustadz Muh Nurhuda

Komentar

Pos populer dari blog ini

Adab Makan Seorang Muslim Sesuai Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Definisi, Nama, Tugas, Perbedaan Nabi dan Rasul Dilengkapi Tabel