Bee Pollen



Bee Pollen berasal dari kata : Bee (lebah) dan Pollen (serbuk sari bunga jantan). Jadi arti Bee Pollen adalah serbuk sari bunga jantan yang diambil oleh lebah, digunakan sebagai makanan pokok oleh seluruh koloni lebah madu.


Kandungan Bee Pollen

Bee Pollen disusun atas 18 asam amino, termasuk 8 asam amino esensial. Vitamin yang lengkap, 28 mineral, enzim dan ko-enzim, 14 asam lemak yang penting, 11 karbohidrat, 25 – 35 % protein. 1 biji pollen mengandung 100.000 – 5 juta spora pollen.

Cara Kerja Bee Pollen Terhadap Tubuh Manusia

Kandungan utama Bee Pollen adalah asam amino esensial yang memiliki kemampuan untuk mengatur, menstabilkan dan melakukan perbaikan kerja sel, diantara kerjanya adalah sebagai : Replikasi (perkembang biakan sel untuk menggantikan sel yang mati). Rehabilitasi (Perbaikan sel yang rusak). Fungsi (mengoptimalkan fungsi sel tergantung dari asal jaringan dan organ apa sel itu terbentuk).

Kemampuan bee pollen dalam melakukan efisiensi dan efektifitas metabolisme terbentuknya energi, membuat bee pollen menjadi salah satu bahan penting untuk mencegah terjadinya kegemukan. Dengan kandungan asam amino yang lengkap, bee pollen mampu membentuk sistem ketahanan tubuh yang normal, melalui pembentukan antingen-antibodi yang sempurna. Sehingga memungkinkan bee pollen berkhasiat untuk menghalangi proses pembentukan zat anti abnormal yang kita kenal dengan proses alergi.

Bee Pollen merupakan makanan kesehatan alami dengan kandungan gizi yang lengkap dan seimbang sehingga dapat membantu tubuh kita untuk melakukan fungsi-fungsinya yang optimal untuk mencapai kondisi kesehatan yang prima.

Robert Dellperre, dari “The Royal Society of naturalist of Belgium And France” menulis makalahnya yang berjudul “The Secrets of the life of Bees” antara lain menulis;” Bee Pollen mengandung seluruh komponen penting yang dibutuhkan bagi kehidupan. Kadar kandungan gizinya berkhasiat memberikan kesegaran dan peremajaan (regenerasi). Selain itu bee pollen juga mempunyai kemampuan memperbaiki kerusakan sel yang ditimbulkan kekurangan dan ketidak seimbangan zat gizi yang akhir-akhir ini melanda masyarakat masa kini, yang mana mengkonsumsi makanan tidak lengkap gizi dan cenderung mengandung zat kimia sebagai bahan pengolah atau pengawet.

Dr. Gunther Vorwohl dalam ceramahnya yang berjudul “Pollen & Honey” menulis;”…Bee Pollen memiliki kandungan yang menjadikannya sebagai makanan yang lengkap gizinya, sehat dan enak. Banyak laporan kedokteran menunjukkan bahwa bee pollen memiliki fungsi lebih dari makanan biasa, selain itu bee pollen juga mengandung asam amino yang dibutuhkan setiap hari oleh tubuh yang tidak mempunyai kemampuan untuk menghasilkannya sendiri (perlu mendapatkan dari luar)”.

Institute of Apiculture, Taranov Rusia. Melalui beberapa penelitinya sepakat bahwa honey bee pollen merupakan sumber makanan dengan kandungan vitamin terbanyak. Manfaat lainnya adalah untuk menguatkan pembuluh-pembuluh darah kapiler. Selain itu juga mengandung asam nucleat RNA dan DNA yang cukup tinggi guna mempertahankan kerja sel yang diatur oleh inti sel yang mana menggunakan asam nukleat untuk keperluan tersebut. Kelelahan maupun untuk mereka yang lanjut usia.

Manfaat Bee Pollen


Manfaat Bee Pollen sangat banyak sekali antara lain: Pemulihan keletihan fisik maupun psikis. Menanggulangi masalah nafsu makan yang hilang akibat berbagai penyakit. Menanggulangi kekurangan gizi. Menanggulangi berbagai kendala yang berhubungan dengan kelainan jantung, pembuluh darah dan anemia. Membantu memulihkan gangguan sistem pencernaan (termasuk diare kronis, sulit buang air besar, infeksi usus). Meningkatkan dan memperbaiki daya penglihatan. Kelainan kulit yang disebabkan oleh kelainan gizi. Antioksidan. Meningkatkan stamina tubuh. Meningkatkan daya pikir dan konsentrasi. Menguatkan sel-sel jaringan dan mencegah kanker. Meningkatkan dan memelihara sistem reproduksi baik pria maupun wanita.

sumber : hutan tropis & http://maduhutan.co.cc/

Komentar

Pos populer dari blog ini

Adab Makan Seorang Muslim Sesuai Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Definisi, Nama, Tugas, Perbedaan Nabi dan Rasul Dilengkapi Tabel